Senin, 09 Juli 2012

Partikel Tuhan atau Partikel Setan..???



Percayakah kalian dengan yang namanya PARTIKEL TUHAN???. Dalam era globalisasi saat ini dimana teknologi telah dianggap sebagai tuhan oleh banyak orang, telah ditemukan sebuah penemuan yang menggemparkan ilmu pengetahuan dan agama, yakni  Partikel Tuhan.
Secara agama kita sudah mengetahui bahwa keberadaan tuhan itu adalah sacral dan termasuk pelanggaran dalam mempertanyakan-Nya. Tetapi dalam ilmu filsafat hal itu bukanlah hal yang dianggap tabuu. Mencari keberadaan Tuhan secara nyata adalah sebuah hal yang sangat tidak masuk akal di zaman sekarang. Tetapi beberapa orang yang mengaku menemukannya justru dengan bangga dan antusias meneruskannya dan sampailah mereka pada apa yang dinamakan sebagai Partikel Tuhan.



Fisikawan menemukan sinyal kuat keberadaan Higgs Boson atau Partikel Tuhan, partikel  misterius yang dipercaya memberikan objek massa. Sinyal tersebut ditemukan oleh tim peneliti dari Fermi National Accelerator Laboratory (Fermilab) di Illinois, Amerika Serikat.
"Data kami menunjukkan secara kuat eksistensi Higgs boson, namun masih membutuhkan hasil eksperimen di Large Hadron Collider di Eropa untuk menyatakannya sebagai penemuan," kata Rob Roser, juru bicara Fermilab, seperti dikutip AFP.(KOMPAS, 3/07/12)
Pernahkah kalian membaca sebuah novel atau mungkin film “Angles and Demon”, ya disana diceritakan bahwa menemukan sebuah Partikel Tuhan itu bukanlah hal yang tidak mungkin. Dalam film tersebut diceritakan bahwa Tuhan adalah satu dengan Ilmu pengetahuan Fisika. Oleh karena itu menemukannya pun adalah hal yang mungkin dan bisa karena Ilmu Fisika adalah ilmu pasti dan bisa dipelajari.
Large hadron Collider (LHC) adalah penumbuk atom terbesar yang beroperasi di bawah koordinasi Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN). LHC berlokasi di perbatasan Swiss-Perancis di kedalaman 175 meter di bawah tanah. Penelitian ini dimulai sejak tahun 1985 dan pada akhirnya diakhiri pada tahun 2011 lalu. Alur penemuannya hampir sama dengan alur pada film “Angels and Demon".
Hasil analisis menunjukkan bahwa partikel Higgs, jika memang ada, memiliki massa antara 115 hingga 135 gigaelektrovolts (GeV/c2) atau 130 kali massa proton.
Pembacaan data atau sinyal adanya Higgs boson bukan hal yang mudah. Ilmuwan harus menganalisis apakah sinyal tersebut memang menunjuk pada Higgs boson atau hanya noise. Riset menunjukkan bahwa peluang noise adalah 1 dibanding 550.
Meski demikian, hasil riset belum bisa benar-benar menyatakan bahwa Higgs boson memang ada. Signifikansi sinyal secara statistik hanya 2,9 sigma. Ini hanya bisa menjadi "evidence" akan adanya Higgs boson, belum bisa dijadikan dasar menyatakan bahwa Higgs boson telah ditemukan (discovered).
Untuk bisa menyatakan bahwa Higgs boson telah ditemukan, signifikansi harus bisa mencapai 5 sigma. Ini berarti bahwa peluang sinyal emmang menunjuk pada higgs boson adalah 99,99994 persen dan peluang noise adalah 0,00006 persen.
Hasil analisis Fermilab diumumnkan Senin dua hari yang lalu. Kini, dunia menunggu hasil analisis dari LHC yang akan diumumkan Rabu (4/7/2012) dalam konferensi fisika di Melbourne Australia.
 Hal tersebut sama saja dengan mencari ludah seekor ikan dalam lautan yang sangat luas. ALIAS TIDAK MUNGKIN. Dalam keilmuan kita sudah mempelajari bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini dengan indikasi bahwa kita mengenyampingkan keberadaan Tuhan sebagai pengatur segalanya. TEtapi hal ini sudah diluar batas kewarasan. Kenapa Tuhan harus diukur melalui PARTIKEL…?????



0 komentar: