Sabtu, 16 Maret 2013

Cita-cita Murid Yang Unik



Cita-cita,…..pasti semua orang punya cita-cita bukan ? termasuk anak didik kita,..pernah kah kita ditanya oleh anak didik kita tentang cita-cita ? kalau menurut saya cita-cita adalah sebuah harapan tentang gambaran hidup kita nantinya. Maksudnya harapan adalah keinginan kita untuk menjadi apa yang kita mau.
Anak-anak cenderung melihat sebuah cita-cita dari segi “kekerenan”  ya elah,… apaan tuh kekerenan,….wkwkwkwkk. maksud penulis di sini adalah kekaguman seorang anak terhadap apa yang ia lihat, piker dan cermati. Cenderung seorang anak yang sering melihat pekerjaan orang tuanya, akan bertanya-tanya tentang spesifikasi pekerjaan mereka. Anak-anak menjadi ingin tahu karena melihat orang tua mereka adalah porsi terbanyak dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Tidak mungkin seorang anak berkeinginan menjadi pilot kalau yang setiap hari mereka tonton adalah sinetron,… hal tersebut dikarenakan proses anak dalam masa perkembangan dan fase imitasi , busyeettt apaan lagi tuuhh !!!!,..imitasi adalah masa dimana anak-anak mulai menirukan apa yang mereka lihat disekitar mereka.  Proses ini sangat lama berlangsungnya, bahkan bisa sampai pada saat anak menginjak umur akil baligh. Penyerapan informasi yang paling besar oleh seorang anak adalah pada masa balita, sehingga mereka bisa mengenali keluarga mereka jauh lebih cepat daripada ornag yang bukan keluarga mereka.
-------KOK JADI NGOMONGIN ITU YAAAAAAAAA KAN FOKUSNYA CITA-CITA-------------------------
Ok,..fine kita kembali ke cita-cita,…sekarang murid saya sedang berandai-andai saat saya Tanya apa cita-cita mereka….diantaranya waawwwwwwwww hasilnyaa CETARRRRRR MEMBAHANAAAA berikut cuplikannya,…:
Gue : “hey,…kalian punya cita-cita gak ?”
Murid-murid : “PUNYAAAAAAAAAAAAAA” (jawab dengan serempak, sampek kuping gue rasanya mau lompat)
Gue : “hmmm,..ayo sebutkan cita-citanya apa ?” (Tanya gue penasaran)
Murid 1 : “aku pingin jadi masinis,…” (wkwkwkwk,….yaelah,..elu aje disuruh hafalan susaahhnyaaa minta ampun, trus nanti hafalin tombol-tombol kendalinya gimana??? Bisa-bisa nanti tuas buat nge-gas elu anggap tuas rem,..bisa cepet mati tuh orang-orang wkwkwkwkwk)
Murid 2 : “aku pingin jadi pembalap F1” (widiiiihhhhh hahaha hebat dehh,..tapi sayangnya kalau elu jadi pembalap F1 matinya cepet,..iya kalau ada asuransinya kalau kagak,..?? yeee)
Murid 3 : “aku jadi guru aja deh mas” (hah,..kalimat “ajah deh mas” kagak enak baget sih didengar,…yaya,..tapi gue akuin deh elu pinter,…semoga jadi guru kayak gue yaa wkwkwwk)
Murid 4 : “aku jadi pelukis hebat” (cie,…..ada kata “hebat”,..he’embb wess amiinnn, lak udah jadi aku dikasih lukisannya satu ya…)
Murid 5 : “aku jadi seorang pengusaha butik dan pemilik tambak lele yang sukses dan terkenal,..hahahha” (duileeeeeeeeeeee pakek ketawa,….wkwkwkwkwk aduuhh hebat banget,..pemilik butik nih,..minta baju deh besok gue gratis yaaa,….wwkwkwkwk kok tambak lele,…gak tambak hiu ae hahah)
DAaaannnnnnnnnnnn masih banyak lagi cita-cita yang disebutin sama murid saya yang lainnya,..capek donk nulis segini banyak,…(gak niat nulis ini). Tetapi, dalam pengelihatan mereka kita dianjurkan untuk bisa memberikan gambaran khusus bagi mereka tentang apa yang sedang mereka cita-citakan tersebut. Dalam dinamika yang pantas khususnya, seperti contoh jika murid kita menyebutkan cita-cita menjadi masinis maka kita harus bisa memberikan motivasi dan gambaran apa yang harus ia lakukan untuk menjadi masinis. Gampangnya kita memberikan MOTIVASI pada mereka tentang apa yang mereka cita-citakan. Jangan beranggapan bahwa itu hanya sekedar cita-cita anak kecil,…berikan apa yang bisa kita berikan secara maksimal tapi ingat dalam porsi yang cukup dan jangan berlebihan. Dengan memberikan motivasi tersebut dan gambaran tentang cita-cita mereka mereka bisa mendapatkan tujuan yang jelas dan mengingat itu sebagai angan-angan mereka, sehingga kita bisa memiliki perbincangan yang luas dengan mereka serta akhrinya bertambah akrab dengan kita. Dari sanalah kita akan mendapatkan gambaran psikologi tentang pemikiran mereka.
Tetapi bagaimana jika mereka bingung dengan cita-cita mereka,..?? mereka tidak tahu dengan cita-cita mereka…?? Yaelah,…gitu aja kok bingung ya jawab aja “ suatu saat nanti kamu pasti akan menemukannya dan jangan berhenti untuk mencari ya nak” cieeee bahasaku mantab banget yaa,…padahal kalau ngajar gue CEPLAS CEPLOS,… hahaha,…So ingat cita-cita bukan hutang yang harus kita bayar dan kita raih secara maksimal tapi cita-cita itu adalah kunci kita untuk emnemukan apa yang pada akhirnya bisa kita lakukan untuk kebaikan kita dan orang lain. Penulis aja dulu pengeennn banget jadi dokter,..eh ditengah jalan malah pingin banget jadi sastrawan,..eehhh pada akhirnya sekarang malah ambil kuliah jurusan AKUNTANSI,….wkwkwkwk makannya iseng-iseng deh buat nih blog, itung-itung buat menuangkan jiwa sastrawan gue,…
                                                 
Ayo para guru semangat dalam mengajar dan ingat kita adalah motivator tapi bukan berarti kita tidak ingin dimotivatori,…ayo sharing dan mari kita sama-sama belajar menjadi guru yang baik

2 komentar:

Anonim mengatakan...

selalu saja bisa membuatku tertawa,...lain kali buat yang untuk memotivasi pembaca lagi ya,..tapi kok tumben lama banget post barunya,...???

Anonim mengatakan...

lain kali beri gambar-gambar lucu,...kayak yang sebelumnya ya,..!!!! tak tunggu post lainnya,...!!!